Jiwaku-Jiwamu

CIMG0218

Jiwaku dan jiwamu kini bagaikan batu

Mati

Tandus.

Kita berjalan sendiri-sendiri.

Sampai kapan?

 

Angin tak pandai memeluk tubuhku ini,

cuma suaramu yang hangat.

Yang mesra.

 

Aku tidak tahu dalam tiga purnama kelak apa yang akan terjadi pada kita,

apakah lagu kita seirama?

 

Dari segala tek-tek-bengek yang tidak penting,

hanya ingin katakan

“I care to you”.

 

Ah, biarlah. Biar asam membakar sekelilingku.

Kau tahu,

aku sedang berjuang menyelamatkan mimpi kita,

meski kau menganggapnya omong kosong.

 

Kelak kau akan katakan,

“Aku menyesal tidak dari dulu”.

 

Kita ya hanya kita,

jiwamu-jiwaku.

 

Kita tak pernah menanam apa-apa,

Kita tak akan menuai apa-apa.

 

Advertisements
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: